![]() |
| Foto: Oktavianus Bali Adonara |
Waiwuring – Rencana pembangunan Masjid Nur Al-Bahar di Desa Waiwuring memasuki tahap persiapan. Untuk mewujudkan rumah ibadah yang representatif bagi masyarakat, panitia pembangunan mulai menggalang donasi dari umat Islam, para dermawan, dan pemerhati pembangunan keagamaan.
Pembangunan masjid ini menjadi harapan besar masyarakat setempat untuk memiliki sarana ibadah yang lebih layak, nyaman, dan mampu menampung jamaah dalam jumlah yang lebih banyak. Selain berfungsi sebagai tempat pelaksanaan salat berjamaah, masjid juga diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan umat.
Panitia pembangunan menjelaskan bahwa pengumpulan donasi dilakukan secara terbuka dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk mendukung seluruh tahapan pembangunan, mulai dari pekerjaan pondasi hingga penyelesaian bangunan utama.
“Pembangunan Masjid Nur Al-Bahar merupakan cita-cita bersama masyarakat. Karena itu, kami mengajak seluruh umat dan para pemerhati untuk bersama-sama mengambil bagian dalam pembangunan rumah ibadah ini sesuai kemampuan masing-masing,” ujar salah seorang panitia.
Semangat gotong royong masyarakat terlihat dari dukungan yang mulai berdatangan sejak rencana pembangunan diumumkan. Sejumlah warga menyatakan kesiapannya untuk membantu, baik dalam bentuk sumbangan dana, material bangunan, maupun tenaga saat proses pembangunan dimulai.
Keberadaan Masjid Nur Al-Bahar dinilai sangat penting mengingat Desa Waiwuring merupakan salah satu kawasan pesisir yang memiliki kehidupan keagamaan yang aktif. Dengan fasilitas yang lebih memadai, berbagai kegiatan keislaman seperti pengajian, pendidikan Al-Qur'an, peringatan hari besar Islam, dan pembinaan generasi muda dapat dilaksanakan dengan lebih baik.
Selain mengandalkan partisipasi masyarakat setempat, panitia juga membuka kesempatan bagi para donatur dari luar daerah yang ingin berkontribusi dalam pembangunan masjid. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan sehingga masjid dapat segera digunakan oleh masyarakat.
Tokoh agama setempat menyampaikan bahwa setiap bentuk bantuan yang diberikan akan menjadi bagian dari amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir selama masjid digunakan untuk beribadah dan kegiatan keagamaan.
Masyarakat Desa Waiwuring berharap proses penggalangan dana dapat berjalan lancar sehingga pembangunan Masjid Nur Al-Bahar dapat segera dimulai sesuai rencana. Kehadiran masjid yang baru nantinya tidak hanya menjadi simbol syiar Islam, tetapi juga menjadi pusat pemersatu umat dan sarana pembinaan kehidupan sosial kemasyarakatan.
Dengan dukungan umat dan para pemerhati, cita-cita membangun Masjid Nur Al-Bahar kini semakin dekat untuk diwujudkan. Semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan masyarakat menjadi modal utama dalam menghadirkan rumah ibadah yang akan menjadi kebanggaan warga Desa Waiwuring di masa mendatang.
![]() |
| Foto: Oktavianus Bali Adonara |


